ÉOó¡Î0 «!$# Ç`»uH÷q§9$# ÉOÏm§9$# ÇÊÈ
Surat Thaha ayat 124-125
ô`tBur uÚtôãr& `tã Ìò2Ï ¨bÎ*sù ¼ã&s! Zpt±ÏètB %Z3Y|Ê ¼çnãà±øtwUur uQöqt ÏpyJ»uÉ)ø9$# 4yJôãr& ÇÊËÍÈ
Dan
barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani
kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam
keadaan buta.”
Tafsir Kemenag
Allah menerangkan bahwa orang-orang yang berpaling dari
ajaran Al-Qur'an tidak mengindahkannya dan menentang petunjuk-petunjuk yang
terdapat di dalamnya maka sebagai hukumannya dia akan selalu hidup dalam
kesempitan dan kesulitan. Dia akan selalu bimbang dan gelisah walaupun dia
memiliki kekayaan, pangkat dan kedudukan karena selalu diganggu oleh pikiran
dan khayalan yang bukan-bukan mengenai kekayaan dan kedudukannya itu. Dia akan selalu dibayangi oleh momok
kehilangan kesenangan yang telah dicapainya, sehingga ia melakukan
tindakan-tindakan yang menimbulkan kebencian dan kerugian dalam masyarakatnya.
Kemudian di akhirat nanti ia akan dikumpulkan Allah bersama manusia lain dalam
keadaan buta mata hatinya. Sebagaimana dia di dunia selalu menolak
petunjuk-petunjuk Allah yang terang benderang dan memicingkan matanya agar
petunjuk itu jangan terlihat olehnya sehingga ia berlarut-larut dalam
kesesatan, demikian pula di akhirat ia tidak dapat melihat suatu alasan pun
untuk membela dirinya dari ketetapan Allah Yang Mahaadil. Sebagian ahli tafsir
mengatakan bahwa orang yang berpaling dari ajaran Allah itu memang menjadi buta
panca indera tidak melihat suatu apapun sebagai tambahan siksaan atasnya.
Seseorang yang buta di kala terjadi huru-hara dan melapetaka akan lebih
kalang-kabut pikirannya karena tidak tahu apa yang akan dibuat dan tidak tentu
arah yang akan dituju untuk menyelamatkan dirinya karena tidak melihat dari
mana datangnya bahaya yang mengancam. Tetapi sesudah itu matanya akan menjadi
terang kembali karena melihat sendiri buku catatan amalnya dan bagaimana hebat
dan dahsyatnya siksaan neraka sebagaimana tersebut dalam ayat: Dan orang yang
berdosa melihat neraka, lalu mereka menduga, bahwa mereka akan jatuh ke
dalamnya, dan mereka tidak menemukan tempat berpaling darinya. (al-Kahf/18: 53)
#uäuur tbqãBÌôfãKø9$# u$¨Z9$# (#þqZsàsù Nåk¨Xr& $ydqãèÏ%#uqB öNs9ur (#rßÅgs $pk÷]tã $]ùÎóÇtB ÇÎÌÈ
53.
dan orang-orang yang berdosa melihat neraka, Maka mereka meyakini, bahwa mereka
akan jatuh ke dalamnya dan mereka tidak menemukan tempat berpaling dari
padanya.
tA$s% Éb>u zOÏ9 ûÓÍ_s?÷|³ym 4yJôãr& ôs%ur àMZä. #ZÅÁt/ ÇÊËÎÈ
Dia berkata, “Ya Tuhanku, mengapa Engkau kumpulkan aku
dalam keadaan buta, padahal dahulu aku dapat melihat?”
Tafsir Kemenag
Orang-orang yang kafir itu akan bertanya kepada Allah
mengapa Engkau jadikan aku buta sedang mataku dahulu terang dapat melihat.
Allah menjawab, bahwa hal itu memang demikian! Karena di dunia ketika datang
kepadanya rasul-rasul membawa petunjuk-petunjuk-Nya dia berpaling darinya
seakan-akan matanya telah buta dan seakan-akan ia telah melupakannya karena
tidak mengindahkan dan memperhatikannya. Oleh sebab itu Allah jadikan mata
hatinya buta pada hari Kiamat sehingga engkau tidak dapat mengemukakan suatu
alasan untuk membela dirimu dari azab yang telah disediakan baginya sebagai
balasan atas kebutaan mereka selama di dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar