Entri yang Diunggulkan

KUDEKAP SEKUAT MUNGKIN HAB ke-80 Kemenag RI)

  ​Mengingat Panggilan Sejati  keluarga besar Kementerian Agama! Mari sejenak kita pejamkan mata. Delapan puluh tahun yang lalu, institusi...

Kamis, 05 Juni 2025

Khutbah jumat



Saudaraku kaum muslimin, jamaah Jumat rahimakumullah.

Segala puji bagi Allah SWT, yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam, serta kesempatan untuk kembali berkumpul di tempat yang mulia ini dalam rangka menunaikan salah satu kewajiban kita sebagai seorang muslim, yaitu shalat Jumat. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, para sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah,

Kita saat ini berada di bulan Dzulhijjah, bulan yang memiliki banyak keutamaan dan keberkahan. Bulan ini adalah salah satu dari empat bulan haram (mulia), di mana amalan kebaikan dilipatgandakan pahalanya, dan sebaliknya, dosa juga lebih besar akibatnya.

Di bulan Dzulhijjah ini, terdapat beberapa ibadah agung yang Allah syariatkan, di antaranya:

 * Ibadah Haji: Bagi yang mampu, menunaikan ibadah haji adalah rukun Islam kelima yang sangat mulia. Haji adalah puncak dari perjalanan spiritual seorang muslim, di mana ia meninggalkan segala kesenangan duniawi dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.

 * Hari Arafah: Tanggal 9 Dzulhijjah adalah Hari Arafah, hari di mana para jamaah haji wukuf di Padang Arafah. Bagi kita yang tidak berhaji, dianjurkan untuk berpuasa pada hari ini. Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Rasulullah SAW bersabda: “Puasa hari Arafah itu menghapuskan dosa dua tahun, setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Dan puasa hari ‘Asyura itu menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim).

 * Hari Raya Idul Adha dan Hari Tasyrik: Tanggal 10 Dzulhijjah adalah Hari Raya Idul Adha, hari raya kurban. Pada hari ini, kita disunnahkan untuk menyembelih hewan kurban sebagai bentuk ketaatan dan rasa syukur kepada Allah SWT, serta berbagi kebahagiaan dengan sesama, terutama fakir miskin. Setelah Idul Adha, terdapat Hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah), di mana kita masih disunnahkan untuk makan dan minum, serta dilarang berpuasa.

Saudaraku sekalian,

Keutamaan bulan Dzulhijjah ini hendaknya kita manfaatkan sebaik-baiknya. Mari kita tingkatkan ibadah kita, perbanyak dzikir, membaca Al-Qur'an, bersedekah, dan melakukan amal shaleh lainnya. Jangan sampai kita menyia-nyiakan kesempatan emas ini.

Ingatlah firman Allah SWT dalam Surah Al-Fajr ayat 2:

وَٱلۡفَجۡرِ

وَلَيَالٍ عَشۡرٍ

Yang artinya: "Demi fajar, dan malam yang sepuluh."

Sebagian mufassir menafsirkan "malam yang sepuluh" ini adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Ini menunjukkan betapa istimewanya hari-hari tersebut di sisi Allah SWT.

Oleh karena itu, marilah kita senantiasa memohon kepada Allah SWT agar diberikan kekuatan dan taufik untuk dapat mengisi sisa-sisa hari di bulan Dzulhijjah ini dengan amalan-amalan yang mendekatkan diri kita kepada-Nya. Semoga Allah menerima semua amal ibadah kita, mengampuni segala dosa kita, dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang muttaqin. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar