Mendesain madrasah unggul dan berkarakter tidak hanya tentang kurikulum atau fasilitas fisik, tetapi juga tentang menciptakan budaya positif melalui pembiasaan sehari-hari. Pembiasaan ini akan membentuk karakter siswa, guru, dan seluruh komunitas madrasah. Berikut adalah beberapa contoh pembiasaan yang bisa diterapkan:
Pembiasaan Keagamaan yang Kuat
Pembiasaan keagamaan adalah inti dari madrasah berkarakter.
* Salat Berjamaah Tepat Waktu (bagi madradah yang menumpang di masjid masyarakat bisa menuda salat berjamaah dhuhur diakhir pembelajaran): Mendorong seluruh warga madrasah (siswa, guru, staf) untuk salat fardhu berjamaah di masjid/mushola madrasah secara konsisten. Ini melatih kedisiplinan, kebersamaan, dan ketaatan beragama.
* Dzikir dan Doa Bersama: Membiasakan dzikir dan doa bersama sebelum dan sesudah kegiatan belajar mengajar, atau di waktu-waktu tertentu. Ini menumbuhkan spiritualitas dan ketenangan hati.
* Tilawah Al-Qur'an Setiap Hari: Mengalokasikan waktu khusus setiap hari (misalnya 15-30 menit sebelum pelajaran dimulai) untuk membaca Al-Qur'an secara bergiliran atau bersama-sama. Ini meningkatkan kecintaan pada Al-Qur'an dan melatih kelancaran membaca.
* Kajian Keislaman Rutin: Mengadakan kajian atau ceramah keislaman singkat secara rutin (misalnya seminggu sekali) atau kultum setiap selesai shalat yang disampaikan oleh guru agama atau ustadz/ustadzah. Ini memperdalam pemahaman agama.
* Pembiasaan Adab Islami: Mengajarkan dan membiasakan adab-adab Islami dalam kehidupan sehari-hari, seperti adab makan, berbicara, berpakaian, bertamu, dan berinteraksi dengan orang lain.
Pembiasaan Disiplin dan Tanggung Jawab
Disiplin adalah fondasi bagi karakter yang kuat.
* Datang Tepat Waktu: Membiasakan siswa dan guru untuk datang ke madrasah dan masuk kelas tepat waktu. Keterlambatan akan diberikan sanksi yang mendidik.
* Merapikan Kelas dan Lingkungan Madrasah: Menjadwalkan piket kebersihan kelas dan area madrasah secara rutin. Ini menanamkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
* Mengembalikan Barang pada Tempatnya: Menerapkan aturan untuk selalu mengembalikan buku, alat tulis, atau barang lain ke tempat semula setelah digunakan.
* Menyelesaikan Tugas Tepat Waktu: Membiasakan siswa untuk mengerjakan dan mengumpulkan tugas sesuai tenggat waktu yang diberikan.
* Berbaris Rapi: Membiasakan siswa untuk berbaris rapi sebelum masuk kelas atau saat berpindah tempat.
Pembiasaan Sopan Santun dan Etika
Karakter yang baik tercermin dari sopan santun.
* Saling Menyapa dan Senyum: Mendorong seluruh warga madrasah untuk saling menyapa dengan ramah dan senyum, terutama antara siswa dengan guru, atau siswa dengan siswa lainnya.
* Berbicara Santun dan Menggunakan Bahasa yang Baik: Melarang penggunaan kata-kata kasar atau tidak pantas. Mendorong penggunaan bahasa yang halus dan sopan dalam setiap interaksi.
* Menghormati Guru dan Orang yang Lebih Tua: Mengajarkan siswa untuk selalu menunjukkan rasa hormat kepada guru, orang tua, dan orang yang lebih tua.
* Menghargai Pendapat Orang Lain: Membiasakan siswa untuk mendengarkan saat orang lain berbicara dan menghargai perbedaan pendapat.
* Berterima Kasih, Meminta Maaf, dan Tolong: Menanamkan kebiasaan mengucapkan "terima kasih", "maaf", dan "tolong" dalam kehidupan sehari-hari.
Pembiasaan Kebersihan dan Kesehatan
Lingkungan yang bersih mencerminkan jiwa yang sehat.
* Mencuci Tangan Sebelum dan Sesudah Makan: Menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai dan membiasakan siswa mencuci tangan.
* Membuang Sampah pada Tempatnya: Menyediakan tempat sampah yang cukup dan membiasakan siswa untuk membuang sampah sesuai jenisnya (organik/non-organik).
* Menjaga Kebersihan Kamar Mandi/Toilet: Edukasi dan pengawasan untuk menjaga kebersihan fasilitas kamar mandi.
* Pemeriksaan Kebersihan Diri Rutin: Sesekali melakukan pemeriksaan kebersihan kuku, rambut, dan pakaian siswa.
* Gerakan Minum Air Putih Cukup: Mendorong siswa untuk membawa botol minum dan minum air putih yang cukup selama di madrasah.
Pembiasaan Literasi dan Budaya Ilmiah
Madrasah unggul juga harus menumbuhkan kecintaan pada ilmu.
* Membaca Buku Non-Pelajaran: Mengalokasikan waktu membaca bebas di perpustakaan atau di kelas setiap hari atau beberapa kali seminggu.
* Gerakan Literasi Madrasah: Mengadakan berbagai kegiatan literasi seperti bedah buku, resensi buku, atau pojok baca di setiap kelas.
* Menulis Jurnal atau Catatan Harian: Mendorong siswa untuk menuangkan ide atau pengalaman dalam tulisan.
* Diskusi Ilmiah: Mengadakan diskusi kelompok atau forum ilmiah sederhana untuk membahas suatu topik.
* Mengunjungi Perpustakaan Secara Rutin: Mengagendakan kunjungan ke perpustakaan madrasah secara berkala.
Pembiasaan Kreativitas dan Inovasi
Madrasah harus mendorong siswa untuk berpikir out-of-the-box.
* Pemberian Proyek Kreatif: Memberikan tugas atau proyek yang mendorong siswa untuk berpikir kreatif dan menghasilkan karya.
* Pameran Karya Siswa: Mengadakan pameran sederhana untuk menampilkan hasil karya siswa dari berbagai mata pelajaran atau ekstrakurikuler.
* Brainstorming Bersama: Mendorong siswa untuk berani mengungkapkan ide-ide baru dalam diskusi kelas.
* Pemanfaatan Barang Bekas: Mengajak siswa untuk berkreasi dengan barang-barang bekas.
Pembiasaan-pembiasaan ini perlu dilakukan secara konsisten, bertahap, dan didukung oleh seluruh komponen madrasah (kepala madrasah, guru, orang tua, dan siswa). Dengan demikian, madrasah akan benar-benar menjadi tempat di mana karakter unggul terbentuk dan berkembang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar